Senin, 17 Juni 2013


Sensor Suhu
Sebagai pengendali Motor DC dengan AVR Atmega16

Prinsip Kerja

Rangkaian yang kami buat kali ini melibatkan beberapa komponen mikrokontroller, yaitu Atmega16 dan Driver Motor DC L293D. Clock mikrokontrol yang kami gunakan sebesar 12Mhz. Sedangkan sensor suhu yang kami gunakan adalam LM35. Pemilihan LM35 dikarenakan data outputnya yang sudah digital sehingga tidak memerlukan rangkaian ADC tambahan, walaupun pengaplikasian sensor ini tergolong terbatas.
Secara umum Atmega16 yang akan mengolah dan memproses data input dari sensor LM35 (port A.0). Setelah itu output akan dikeluarkan di port D.3 dan port D.6
Untuk memproses output dari Atmega yang tergolong kecil, maka dibutuhkan Driver Motor DC yang akan membangkitkan sinyal lebih besar dan mengatur kecepatan motor berdasarkan suhu yang ada. Driver ini membutuhkan catu daya 9-12v. Oleh karena itu, nantinya akan ada 2 catu daya dalam rangkaian ini, meliputi 5v untuk Atmega16 dan 12v untuk driver motor DC.
Untuk memperoleh kedua catu daya tersebut kami akan menggunakan power supply dengan 2 output 5v dan 12v. atau bisa juga disubtitusikan dengan menggunakan baterai 9v.
Untuk memastikan bahwa tegangan yang masuk ke Atmega16 adalah 5v maka kami menggunakan IC Regulator LM7805. Ini bertujuan supaya tidak terjadi kesalahan dan kerusakan pada saat pengoperasian mikrokontroller.
Prinsip kerja secara umum adalah sebagai berikut:
-       Saat suhu 40oC ke bawah, maka kipas tidak akan berputar. Namun untuk mengetahui apakah rangkaian tersebut bekerja, kami akan memasang LED (Port B.0) yang berkedip sebagai tanda bahwa rangkaian tersebut bekerja.
-       Saat suhu di atas 40oC, maka kipas akan berputar dengan kecepatan yang menyesuaikan, semakin panas suhunya maka semakin cepat pula putarannya.